Aziendar – Cinta adalah sesuatu yang tak ada habisnya di bicarakan, terlebih bagi para jomblowers yang tenga berjuang keras dalam mendapatkan cintanya. Tapi perlu diingat bahwa sekeras apapun dan sebesar apapun kamu berjuang dalam mendapatkan ataupun mempertahankan cinta, ada masanya kamu perlu berhenti dan memperbaiki diri.

“Tak cuma sepeda, rasa juga perlu dijeda” menurut saya itu adalah istilah yang pas dalam menggambarkan seseorang yang mati-matian dan tak kenal pemrih dalam meperjuangkan cintanya.

Memang, cinta itu tak mengenai usia; tua ataupun muda takkan bisa lepas dari yang namanya cinta. Tapi hal itu berlaku jika kita tidak bisa mengontorl diri saat bermain ke dunianya.

Baca ini juga: Kode Keras Wanita Agar Segera Dihalalin

Cinta bisa menjadi stamina dalam menguatkan seseorang, tapi juga bisa menjadi virus dalam melumpuhkan semua orang. Perlu adanya self kontrol dan pemikiran yang holisme agar tidak tersesat didalamnya.

Saat kamu jatuh cinta, misalnya. Kamu tak perlu agresif dalam mendapatkan hatinya, kamu tak usah khawatir akan kehabisan stok pasangan. Karena setiap manusia sudah di ciptakan secara berpasang-pasangan. Yang harus kamu lakukan adalah bagaimana cara mengontrol diri kamu dan mengetahui secara pasti bentuk permainannya.

Cinta itu adalah sebuah permainan dalam perjalanan. Tak semua orang bisa secara cepat kilat sampai ke finis. Jika bersama orang yang salah maka akan berefek buruk untuk hati hingga menjadi gelisah. Kamu perlu belajar bagaimana lawan dalam memainkan apa yang namanya perasaan. Jika penat, rehatlah, karena rasa itu juga perlu di jeda.

Demikian artikel bertopik Asmara yang saya buat karena terinspirasi dari mantan yang kemarin minta saran dan nangis-nangis karena di tinggal pacarnya. hahahaha. Silahkan bantu share artikel ini untuk membantu saya agar semkain semangat lagi dalam menulis. Yang tentunya akan semakin banyak membuat konten-konten menarik tentang cinta.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here